Home Learning selama COVID-19???

0
353

Kali ini vakum selama beberapa bulan bukan tanpa alasan, melainkan banyak hal yang memang sedang diprioritaskan dan banyak hal yang terjadi dalam 2 bulan terakhir ini, yes right karena munculnya pandemi COVID-19 di seluruh dunia. Alhasil saya pun mesti memutar ulang otak dan schedule ataupun plan yang memang sudah direncanakan jauh hari sebelumnya.

Pas Jakarta menjadi status siaga karena COVID-19 jujur semua perasaan campur aduk, secara saya memiliki seorang anak yang mana bukan hanya memikirkan diri sendiri saja melainkan keselamatan anak. Untungnya kantor memberikan cuti panjang buat kami Work From Home (WFH). Namun jika diberikan pilihan WFH dengan Office Hour, ku lebih memilih Office Hour gusti, secara WFH kami mesti standby 24 jam, bahkan dalam sehari saya bisa meeting lebih dari 3x dalam sehari dari semua divisi hingga Direksi. Kebayang kan disaat WFH, anak ngerengek trus mau minta ditemenin main apalagi kalo memang anaknya mommies sudah diberlakukan Study from Home atau mungkin home learning. Nah kali ini saya bakal ngebahas Home Learning Cle gimana sih, dan bagaimana sistemnya.

Nah sebenarnya ada plus minusnya kalo anak-anak mesti home learning misalkan ya moms Kalo belajar di rumah, anak nggak harus memakai seragam. Biaya transportasi pun jadi lebih hemat karena anak tidak harus pergi ke sekolah, atau misalkan saya uang bensin ngga kepake kan. Nggak hanya dari segi keuangan saja, ­e-learning juga dapat mengurangi penggunaan kertas, lho, karena semua sudah dikerjakan secara online. Tentu, hal ini membuat pembelajaran di rumah jadi lebih efisien, ya.

Nah tapi gimana kalo anak daycare kayak Cle. Karena Cle sekolah di sekolah plus daycare berbasis montessori otomatis walaupun libur, belajar ga ada kata libur. Jadi peernya saya sebagai mamminya menyeimbangkan antara kegiatan/tugas kantor dengan pembelajaran Cle. Biasanya dalam seminggu kami sudah diberikan jadwal pelajaran apa saja yang akan diberikan, dan material pembelajaran dikirimkan ke rumah masing-masing anak, supaya orangtua bisa prepare material tersebut sebelum digunakan. Misalnya nih ada pembelajaran flash card yang mana materialnya mesti saya gunting terlebih dahulu biar gampang diutak atik.

Tak hanya sampai disitu, anak-anak juga setiap harinya dalam waktu setengah jam tiap pagi berusaaha untung belajar online by video Zoom, nah disini seru karena sudah lama libur otomatis anak-anak biasanya excited untuk saling menyapa satu sama lain. Kalo Cle yah biasa lah dengan muka cuek dan petakilannya dia stay cool sambil senyum-senyum atau pasang muka bete, tapi its oke mom, kuncinya jangan paksa anak belajar apalagi masih usia dini. Biarkan mereka bermain dan mengeksplore apa yang menurut mereka menarik.

Keuntungan Home Learning : Sebenarnya ini bisa mommies rasain deh, misalkan saya sebagai working mom yang memang kesempatan bonding dengan Cle yah pada saat weekend atau saat pulang kantor, tapi saat saya WFH, bayangkan semua saya kerjakan sendiri dan otomatis Cle akan sangat bergantung dengan saya. Selain itu juga yang mommies rasain, selain itu pula dengan kita belajar dirumah, anak-anak juga bisa terhindar dari berdekatan dengan orang lain, atau kita pun bisa menjaga jarak agar terhindar dari paparan langsung COVID-19. Serta alasan terakhir adalah, kita makin sering untuk mengajarkan anak kita juga keluarga kita tentang pentingnya untuk menjaga kebersihan terutama mencuci tangan selalu. Karena kunci dari penyebaran virus ini adalah bagaimana kita selalu aware terhadap kebersihan bukan.

Ketidaknyamanan Home Learning : Nah ini pasti banyak dirasakan oleh sebagian mommies dirumah sama seperti halnya saya, hahaha maklum krn rutinitas kerja sebagian besar di kantor jadi pas dapat libur yang lumayan lama bingung jadinya. Pertama kalo yang saya rasakan adalah, ketika orangtua mesti e-meeting dalam waktu yang tidak ditentukan, tiba-tiba aja boss minta kita standby meeting by video otomatis grasak grusuk untuk nyelesaiin kerjaan rumah dan bakal hectic banget kalo secara kebetulan pas banget dengan jdwal e-learning anak, bukan begitu moms? Kedua, yang paling saya rasakan ketika tiba-tiba internet down, wah ini mah wassalam pasti bakal kacau dunia persilatan hahaha. Dan terakhir adalah Ketika anak selesai belajar dan lebih sering malas membereskan material belajarnya, ini benar-benar uji mental mom. Mungkin ada mommies yang senasib dengan saya. Mari kita TOSS

Sebenarnya pembelajaran home learning pasti banyak tuai pro dan kontra, namun semata-mata protokol ini dilakukan untuk upaya kita secara serius untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini. Sebab ini persoalan bangsa yang harus dilakukan bersama secara terintegrasi, terkoordinasi dengan baik. Inilah gunanya kenapa dibikin protokol yang harus dilakukan seluruh stakeholder terkait dari pusat sampai ke daerah dalam urusan belajar dan bekerja. Semoga kita semua selalu dilindungi dari segala macam apapun ya dan kita berdoa bisa beraktivitas seperti biasa lagi. Keep stay dirumah dan jaga kebersihan.

back to top