Dilema Memilih Sekolah Dasar

0
149

Akhirnya hari ini datang juga, agak berat kalo udah ngomongin sekolah anak sih. Jujur untuk masalah pendidikan aku ngga pernah mau salah pilih. Jadi kalo mau jujur aku punya teman yang sepemikiran dari dulu kalo masalah sekolah, bisa dibilang kita repot banget. Jadi waktu itu bahkan Cle baru umur 2 tahunan kita udah hunting sampe visit ke beberapa sekolah di Jakarta. Kebetulan anak kami beda 1 tahun dan rumah kami sekarang ngga jauh.

Singkat cerita, akhir tahun lalu juga aku masih hunting sekolah buat Cle. Yes rempong yah, tapi ini HARUS kalo menurut aku pribadi. Karena apa? karena masa SD itu adalah masa yang menurut aku sangat penting. Di SD anak mulai belajar beradaptasi dengan lingkungan mereka, teman/guru bahkan belajar mandiri. Ok sebelum Mommies pilihkan sekolah mana yang baik buat anak, kamu mesti tentukan dulu si anak mau dibawa ke sekolah swasta atau sekolah Negeri karena ini sangat berpengaruh ya. Aku sendiri lebih memilih SD Cle nanti di Swasta dibandingkan negeri dengan beberapa alasan yang diantaranya kualitas pendidikan, fasilitas, kurikulum dan yang pasti untuk masuk ke sekolah negeri sekarang si anak mesti berusia pas 7 tahun di tahun ajaran akademiknya, which is Cle ngga masuk karena masih kurang umur.

Nah aku bakal share apa aja sih yang menjadi pertimbangan pribadi aku untuk memilih sekolah (SD) sekaligus aku bakal spill beberapa sekolah yang mungkin bisa jadi referensi Mommies yah

Alasan memilih sekolah

1. Jarak & Waktu tempuh

Untuk masalah jarak aku prefer untuk yang dekat dengan rumah tinggal kami. Karena kantor aku berlokasi di Jaksel yang otomatis lumayan jauh dari rumah otomatis aku prefer untuk mengerucutkan untuk cari sekolah yang dekat dengan tempat tinggal, supaya apa? supaya anak ngga cepat capek di jalan. Kasian kan masuk pagi, terus pasti akan dikasih pekerjaan rumah seabrek masa mesti capek untuk lihat kemacetan jakarta. Jarak sekolah yang jauh juga membuat Si Kecil harus bangun lebih pagi, bukan?

2. Kurikulum

Salah satu yang menjadi pertimbanganku untuk memilih sekolah Cle yaitu basis kurikulumnya. Jujur kurikulum di Indonesia sudah makin banyak, mulai dari nasional, merdeka, cambridge atau lainnya. Nah karena Cle itu basenya dari awal dia adalah anak daycare dengan basis montessori alhasil pola pikir dan cara belajarnya benar-benar anak montessori. Itulah yang membuat aku yakin sepertinya montessori yang akan aku pilih untuk mendukung kurikulum belajar Cle.

Ok aku jelasin sedikit apa sih montessori ini? Jadi Montessori ialah metode pendidikan yang membantu anak untuk mencapai potensinya dalam kehidupan. Metode ini menekankan pada kemandirian dan keaktifan anak dengan konsep pembelajaran langsung melalui praktik dan permainan kolaboratif. Ciri-ciri metode pendidikan montessori adalah anak akan belajar secara mandiri dan memilih sendiri apa yang akan ia pelajari. Nantinya Di kelas, kamu akan melihat anak belajar masing-masing atau berkelompok dengan materi atau kegiatan yang menjadi pilihannya. Sementara guru akan menawarkan berbagai materi atau aktivitas yang sesuai dengan usia anak, serta mengamati, memandu, memperkaya pengetahuan, dan memberi penilaian. Dengan cara ini, anak-anak diharapkan dapat menemukan, mengeksplorasi, dan mengembangkan potensi maksimalnya masing-masing.

Nah hasilnya Anak-anak pun dapat menjadi pembelajar yang aktif dan mandiri serta siap menghadapi dunia nyata. Mereka pun cenderung tidak memerlukan motivasi dari pendidiknya. Itu sebabnya, sekolah dengan metode ini tidak mengenal adanya reward (hadiah) untuk anak dan punishment (hukuman) untuk anak. Nah kebayang kan mom gimana cara kerja kurikulum ini

3. Biaya

Memilih sekolah anak ada harga, ada rupa Moms. Sekolah dengan kualitas bagus dan fasilitas lengkap tentu mematok biaya yang besar. Soal biaya ini, Moms bisa menyesuaikannya dengan kantong. Jangan sampai, biaya sekolah Si Kecil malah menghabiskan anggaran rumah tangga. Kalo aku sendiri jujur sudah menyiapkan dana pendidikan Cle itu jauh-jauh hari dan sedikit demi sedikit, karena patokannya adalah biaya masuk sekolah pastinya akan naik minimal 10 persen per tahunnya. Otomatis kit amesti mencadangkan anggaran yang lebih besar daripada tahun sebelumnya bukan. Jadi untuk mommies yang kebetulan anaknya masih 3 atau 4 tahun lagi mau masuk sekolah, yuk menabung dari sekarang apalagi Mommies udah pilih sekolah mana yang ingin dimasuki oleh si kecil.

Oiya sedikit pengalaman aku, Cle akan masuk SD itu di 2 tahun kedepan, tetapi percaya ngga kalo untuk seluruh biayanya akan dibayarkan 1 tahun sebelum tahun ajaran dimulai. Yes karena aku incar untuk masuk di gelombang 1 mom. Biasanya sekolah akan buka 3 gelombang dalam tahap pendaftaran, nah makin akhir kita masuk artinya makin mahal biaya yang akan kita keluarkan. Maka dari itu aku udah siapkan dana pendidikan. Untuk biayanya aku tabung dari 10% gaji aku ditambah dengan hasil jasprod (bonus) dari kantor, selanjutnya bagaimana untuk biaya bulanannya?

Nah untuk biaya bulanan (SPP) ini aku spare dari tabungan harian, jadi biasanya tiap harinya aku menyisipkan 50.000/ hari. Jadi katakanlah 1 bulan ada 30 hari jadi 50.000 X 30 = 1.500.000 (biaya perbulan) dikalikan 12 bulan sehingga aku dapatkan 18 juta/tahunnya. Alhamdulilah kalo dapat bonus/tunjangan lainnya dari perusahaan jadinya bisa nambah pendapatan bukan 🙂

Intinya mom, pilihlah sekolah yang kedepannya ngga akan menyusahkan kita sebagai orangtua, apalagi nantinya macet ditengah jalan untuk masalah biaya .

4. Bahasa

Setuju ngga sih mom, kayaknya anak jaman sekarang cepat beradaptasi apalagi masalah bahasa. Sekarang ini, banyak sekali sekolah yang sudah menerapkan penggunaan bahasa Inggris sejak dini. Ada yang menggunakan metode dua bahasa (bilingual), begitu juga yang full berbahasa Inggris. Tetapi jangan khawatir, sekolah-sekolah yang menggunakan bahasa Indonesia juga tetap banyak, kok. Moms tinggal tentukan yang sesuai dengan kebutuhan. Kalo aku prefer yang bilingual karena Bahasa Inggris sepertinya sudah sangat universal di era sekarang ini ngga sih.

5. Fasilitas Sekolah

Ini kayaknya yang bikin aku sangat picky kalo survey ke sekolah, pastinya kita selalu ngebandingin fasilitas disekolah satu atau yang lainnya. Ada sejumlah fasilitas yang bisa diutamakan ketika memilih sekolah anak. Hal ini seputar kelengkapan mainan edukatif, buku-buku, alat musik, dan ruang kelas yang nyaman.Bahkan, ada beberapa sekolah yang menyediakan fasilitas gymnastik, sarana olahraga lengkap ataupun tempat bermain juga, lho. Semua ini tergantung dari sekolah ya, jadi sebisa mungkin ketika mommies survey langsung ditanyakan secara jelas.

Oke kalo mau kupas soal apa saja yang menjadi pertimbangan memilih sekolah kayaknya banyak banget dan pastinya setiap orang beda-beda bukan. Ok aku bakal spill beberapa harga sekolah yang pernah aku datangin ataupun tanya-tanya ya

1. SD Perguruan Cikini

Sekolah Perguruan CIkini terletak di Jalan Cikini Raya No.74-76, RT.14/RW.5, Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Yayasan Percik adalah salah satu yayasan sekolah yang mendapatkan rating paling bagus di Jakarta Pusat lho! Untuk biaya masuk SD Perguruan Cikini sendiri adalah sebagai berikut:

Uang masuk: Rp. 20.000.000.

Uang Kegiatan : Rp 3.500.000,-

Uang Perlengkapan : Rp 2.500.000

SPP Perbulan: Rp. 850.000.

2. SD Islam Al Azhar 13 Rawamangun

SD Islam Al Azhar 13 Rawamangun, Jakarta Timur berdiri sejak 1994. Saat ini, SD Al Azhar di Rawamangun tersebut memmiliki fasilitas lapangan basket, laboratorium komputer, aula dan masjid, lapangan bermain, ruang belajar, kantin, perpustakaan, dan studio mini. Dikutip dari laman sekolah, siswa bisa memilih kegiatan ekstrakurikuler marawis, lukis, biola, tari, vokal, bahasa Inggris, science essential skill, robotik, pramuka, bulu tangkis, dan panahan.

Di samping belajar, siswa juga dapat mengikuti program Amaliah Ramadhan, Pesantren Akhlak Mulia (Salam), Malam Bina Taqira (Mabit), Khatmul Qur’an, Tahfidz Camp, Qiro’ah Ummi, Amaliah Qurban, Cambridge Primary Check Point, Dokter Kecil/PMR, perkemahan Sabtu Minggu, studi wisata (fieldtrip)| English Camp, Market Day, Immersion, dan Math Club.

Biaya sekolah di SD Islam Al Azhar 13 Rawamangun terdiri dari :

uang pangkal sekitar Rp 35,7 juta termasuk uang daftar ulang hingga kelas 6 SD dan seragam sekolah, uang buku pelajaran sekitar Rp 1,9 juta, uang komite per tahun sekitar Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu, dan SPP per bulan sekitar Rp 1,6 juta

3. Embun Pagi Islamic School (EPIS)

Embun Pagi Islamic School (EPIS) berlokasi di Kalimalang, Jakarta Timur. Sekolah ini terdiri dari TK, SD, dan SMP Embun Pagi. SD Islam Embun Pagi dilengkapi dengan fasilitas audiovisual kelas, perpustakaan, ruang salat, laboratorium komputer dan sains, lapangan sepak bola mini, lapangan basket, dan masjid. SD swasta ini juga memiliki taman bermain di dalam dan luar ruangan, hingga kolam renang semi-olympic.

EPIS menggunakan pendekatan pembelajaran Beyond Center and Circle Time (BCCT) yang memungkinkan siswa belajar dari apa yang mereka mainkan di pusat bermain. Model pembelajaran ini mendorong fokus pada proses serta pengalaman belajar sehingga siswa diharapkan dapat membangun pengetahuannya sendiri dari proses tersebut.

Biaya sekolah di SD Islam Embun Pagi terdiri uang pendaftaran sekitar Rp 650 ribu, sekitar Rp 2,7 juta per tahun untuk pembayaran SPP, sekitar Rp 3,8 juta untuk uang pendidikan per tahun, sekitar Rp 29 juta untuk uang fasilitas sekolah, sekitar Rp 2 juta per tahun untuk uang kegiatan, dan sekitar Rp 350 ribu per tahun untuk uang komite

4. Highscope Indonesia

Sekolah ini berbasis international tak hanya berfokus pada akademik namun juga aspek seperti perkembangan kreativitas, kemampuan komunikasi, kepemimpinan dan karakter juga turut menjadi perhatian. Berlokasi di Jakarta Selatan, skolah ini mengacu ke kurikulum Cambridge Internasional dan dipadukan dengan konten kurikulum nasional.

Untuk biaya berikut list harganya :

Biaya masuk untuk SD Rp 70 juta, perbulannya SPP dengan harga Rp 6,6 juta untuk SD dan ini belum tau apakah ada uang pendaftaran dan lainnya yah

5. SDIT Ar Rahmah Jakarta

SD Islam Terpadu (SDIT) Ar Rahmah Jakarta berlokasi di Duren Sawit Barat II, Jakarta Timur. Sekolah ini menerapkan kemampuan dasar komunikasi dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Para siswa SDIT Ar Rahmah belajar terpisah antara putra dan putri. Pembelajaran menggunakan metode fun learning dengan nilai-nilai Islami lengkap dengan penggunaan aplikasi Ms. Office, Ms. Teams, dan internet. Siswa juga dapat mengikuti fieldtrip, kunjungan edukatif, outbond, dan kemah. Di akhir sekolah, siswa diharapkan hafal minimal 2 juz Al Qur’an.

Biaya sekolah di SDIT Ar Rahmah terdiri dari sumbangan pendidikan sekitar Rp 11,5 juta, seragam sekolah sekitar Rp 1,7 juta, buku dan modul sekitar Rp 1,2 juta, uang kegiatan sekolah Rp 2,8 juta per tahun, dan SPP sekitar Rp 900 ribu per bulan.

6. ACS Jakarta

ACS Jakarta adalah International Baccalaureate World School dan Cambridge Centre resmi yang menawarkan pendidikan standar dunia untuk anak-anak dari usia 3 – 18 tahun. Siswa Sekolah Dasar melanjutkan pengembangan ini dan mereka juga dibimbing menuju Cambridge Checkpoint pada akhir Kelas 6. Dengan melakukan hal ini, ini memberi mereka landasan yang kuat untuk Sekolah Menengah.

Biaya Tes Masuk dan Biaya Pendaftaran

  • Biaya Tes masuk (Per mata pelajaran) Rp 500.000
  • Biaya PendaftaranRp 4.500.000

Biaya Sekolah

  • Nursery Rp 68.000.000,-
  • Grade KA & KBRp 108.000.000
  • Grades 1 to 6Rp. 190.000.000,-
  • Grades 7 to 8Rp. 202.000.000,-
  • Grades 9 to 10Rp. 212.000.000,-
  • Grades 11 and 12 (IB Diploma Programme)Rp. 230.000.000,-

Biaya Materi Pembelajaran

  • Grades KA & KBRp 2.700.000,-
  • Grades 1 to 6Rp 6.600.000,-
  • Grades 7 to 8Rp 7.000.000,-
  • Grades 9*Rp 15.200.000,-
  • Grades 11*
    (paid in advance in Gr.11 for 2 years)Rp 21.000.000,-
  • *students going into Grades 9 and 11 will pay upfront Learning Material Fee for 2 years as they will be embarking on 2-year courses of the IGCSE and IBDP and most of their learning materials will be issued at the start of the 2-year courses. They need not pay any learning material fee when they move to Grade 10 or 12 the following year

7. SD Kupu-Kupu

SD Kupu-Kupu telah mendapat akreditasi A oleh Kemendikbud. Tergolong sekolah terbaik, ini memiliki fasilitas lengkap untuk Si Kecil. Tak hanya sebatas pembelajaran formal, sekolah ini pun mendukung tinggi upaya keberagaman.Toleransi antar perbedaan agama serta cinta tanah air menjadi yang dipupuk pada anak sejak dini. Lingkungan yang bersih dan bebas polusi jadi kelebihan sekolah ini, Moms.

Rincian biaya yang dibutuhkan pada SD Jakarta Selatan ini meliputi:

  • Formulir pendaftaran: Rp200.000
  • Uang pangkal: Rp47,25 juta (tanpa relasi)
  • Uang pangkal: Rp46,75 juta (ada relasi)
  • Kegiatan tahunan: Rp3,4 juta
  • SPP bulanan: Rp2 juta

8. SD Budi Mulia

SD Budi Mulia merupakan sekolah swasta umum yang bisa menjadi referensi selanjutnya untuk si kecil. Terletak di Jl. Gunung Sahari No. 91, RT 014/RW 08, Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat sekolah ini cukup luas dan punya fasilitas pendukung proses belajar yang cukup lengkap lho! Berikut adalah detail biaya masuk SD Budi Mulia yang bisa kamu pertimbangkan:

Uang formulir: Rp. 60.000;

Uang gedung: Rp. 5.800.000;

SPP per bulan: Rp. 590.000; dan

Perlengkapan sekolah: Rp. 1.500.000.

9. Sekolah Cikal

Sekolah SD favorit di Jakarta Selatan ini pun perlu dipertimbangkan. Tempat ini menawarkan pendidikan yang mendekatkan Si Kecil dengan alam. Mengusung pembelajaran konsep “5 Stars Competencies”, yakni terdiri dari pengetahuan, sikap, keterampilan, dan perilaku anak seutuhnya.

Berikut rincian harga Sekolah Cikal di Jakarta, antara lain:

  • Uang pangkal: Rp104,3 juta (tanpa relasi)
  • Uang pangkal: Rp93,4 juta (ada relasi)
  • Biaya SPP bulanan: Rp6 juta
  • SPP per 3 bulan: Rp17,4 juta
  • Uang tahunan: Rp65,4 juta

10. SD Jakarta Islamic School

Jakarta Islamic School berlokasi di di Jl. Manunggal I, Jakarta Timur. Sekolah ini mengadaptasi kombinasi metode pembelajaran dari Malaysia, Australia, dan Singapura dengan pengajaran nilai-nilai Islam. Kelas SD Jakarta Islamic School menggunakan konsep kelas kecil berisi 12-16 siswa. Dikutip dari laman sekolah, Jakarta Islamic School juga membuka jenjang TK, SMP, SMA, dan boarding. Para siswa dapat belajar berkuda, archery, immersion, futsal, hingga saman di kegiatan ekstrakurikuler.

Biaya sekolah di SD Jakarta Islamic School terdiri dari uang pangkal sekitar Rp 27,5 juta. Besaran ini termasuk uang kegiatan, dan uang buku, serta SPP per bulan sekitar Rp 2,6 juta

Jadi, sudah ada bayangan Mom untuk menyekolahkan anak dimana? Jangan lupa ketika survey ajak anak Anda ya mom, supaya mereka dapat melihat langsung dan merasakan kenyamanan di sekolah tersebut.

Sumber 1

back to top