Susu UHT buat Cle

0
2730

Hello..mungkin buat Mommies kayaknya agak bertanya-tanya kenapa saya selalu membahas dunia per-susuan? Yes saya adalah satu mammi yang concern banget dengan apa yang dikonsumsi oleh anak. Alhamdulilah Cle yang hampir 2 tahun sekarang ini masih mengkonsumsi ASI fully. Tapi banyak, pertanyaan yang mampir di telinga dan beberapa medsos saya mengenai drama UHT atau Formula yang diantaranya adalah :

  • Cle udah minum susu UHT belum?
  • Kenapa lebih memilih UHT dibandingkan Sufor?
  • Merk yang paling aman dan ekonomis untuk UHT apa ya?
  • Kenapa pilih merk itu, kenapa ngga yang ini aja?
  • Emang belum 2 tahun udah bisa dikasih UHT ya, bukannya minimal 2 tahun, dll

Well, saya akan menjawabnya melalui tulisan saya kali ini, dan semoga bisa menjawab kekhawatiran mommies, mengenai UHT atau Susu Formula.

Awalnya saya ngga begitu yakin, perlu atau tidak susu tambahan bagi Cle, karena Cle masih aktif untuk menyusui langsung, tapi saya liat Cle ini sangat aktif kadang dia keringatan dan capek, thanks god anak saya ini doyan dengan segala jenis air, dan minum air putih sangat banyak. Sehingga carilah referensi apa perlu saya tambahkan susu pelengkap, terus berpikir kira-kira anaknya mau ngga ya? Dan bertanya lagi, nanti dia udah tau rasa trus ngga mau nenen lagi? Saya sempat berpikir seperti itu sama mungkin dengan mommies. Benar ngga susu UHT lebih baik dari susu formula?

Sebelum menentukan memberi anak susu UHT atau susu formula, lebih baik kita kenali jenis susu terlebih dulu ya Mom.

Apa sih susu UHT dan susu formula?

Susu UHT (Ultra High Temperatur) merupakan jenis susu yang melalui proses disterilisasi secara termal. Proses disterilisasi termal dilakukan dengan suhu tinggi  sekitar 135 – 145 derajat celcius atau di atas 2880 derajat F dan dalam waktu yang singkat selama 2 – 5 detik, baik sebelum atau setelah pengemasan. Pemanasan dengan suhu tinggi ini digunakan untuk membunuh seluruh mikroorganisa ( bakteri pembususk dan patogen) serta spora atau jamur. Sedangkan waktu pemanasan yang singkat bertujuan agar warna, aroma, dan rasa susu relatif tidak berubah seperti susu segar. Susu UHT pada umumnya dapat bertahan selama 6 – 9 bulan dalam kemasan atau sebelum dibuka.

Sedangkan susu formula yang banyak dijual di pasaran merupakan jenis susu yag diproses dari susu sapi segar  dengan dicampurkan zat lain sebagai gizi tambahan seperti lemak, protein, yang kemudian dikeringkan melalui proses pengeringan atau spray dryer, sehigga menjadi bubuk.

Masalah memilih susu pengganti ASI itu susah-susah gampang ya Mom. Saya harus “trial and error”, mencoba berbagai merek susu dan jenis susu . Terkadang kita banyak sekali direkomendasikan satu merek susu, misal susu UHT, namun anak tidak menyukainya. Entah karena rasa atau aromanya. Ada juga yang sebaliknya, anaknya tidak suka minum susu formula dan lebih memilih susu UHT.

Pengalaman UHT Cle

Cle mulai minum susu UHT itu diumur 17 bulan. Saya beranikan setelah membaca dan bertanya dengan dsa-nya dan disetujui. Sebenarnya prefer memilih UHT dibandingkan Sufor karena jika dilihat dari proses yang dilalui, susu UHT ini jenis susu yang hanya melalui proses pengolahan paling sebentar dan ngga mengubah bentuk cair ke bubuk, sehingga relatif gizi yang terkandung pada susu segar tidak terbuang banyak, serta tidak banyak zat kimia yang ditambahkan pada susu UHT dibandingkan pada susu formula.

Selain itu mom, jujur saya adalah ibu yang agak “malas”, dan ngerasa repot kalo memang harus memberikan susu formula. Belum bawa termos segambreng, terus botol, nyeduh pokoknya diluar pikiran sih. Jadi better dan lebih praktis aja dengan UHT.

Review Susu UHT

Jadi ada berbagai macam susu UHT buat anak ya mom, berbagai merk dipasaran tergantung kita sebagai mommy pintar memilih mana yang terbaik dan ngga bikin kantong menipis. Sebenarnya untuk rasa, saya kenalkan Cle pertama kali dengan rasa Plain, tetapi Namanya juga anak yang sudah bisa mengenal segala rasa ya, dia sama sekali ngga noleh, well saya tetap kekeuh Cle di rasa plain, tapi miris juga mom karena setiap pulang sekolah pasti susu plain tersebut nyisa banyak, alhasil saya selalu combine dengan rasa coklat, alhasil dia suka. Nah sampai sekarang dia memang suka rasa coklat. Nah problemnya buat saya adalah apakah coklat disetiap merk susu UHT itu aman gula atau ngga… dan inilah jawabannya

  • Ultra Mimi

Komposisi Ultra Mimi memiliki terdiri dari susu sapi segar, sukrosa, bubuk cokelat, gula, kalsium susu, penstabil nabati, perisa cokelat. Ultra mimi coklat memang memiliki kadar gula yang cukup tinggi antara 8 gram per volume. Dan yang paling rendah gula adalah susu Ultra plain, yaitu tanpa tambahan gula dan protein paling tinggi (4 gram). Protein 4 gram juga ditemui pada Ultra mimi plain, strawberry, coklat yaitu 4 gram protein per 125 ml Volume, sementara merek lain hanya 3 gram , dan merek Indomilk Strawberry, memang 4 gram tetapi volumenya 190 ml sehingga pemenang untuk protein per volume adalah ultra mimi.

  • Indomilk UHT Kids

Komposisi Indomilk kids terdiri dari susu sapi segar, air, gula, susu  skim bubuk, cokelat bubuk, penstabil nabati, perisa sintetik, lemak susu, betakaroten. Meski lebih terkenal dengan produk kental manis kalengan, Indomilk juga turut hadir meramaikan produk susu UHT bagi anak sekolah. Salah satu produk unggulannya di bidang susu UHT adalah Indomilk UHT Kids. Tersedia dalam varian full cream, cokelat, dan stroberi, Indomilk UHT juga tinggi kalsium. Dari segi rasa, Indomilk UHT full cream bahkan memiliki rasa yang cukup mirip dengan susu segar, namun tentunya lebih sehat dan steril dari kuman maupun bakteri.

  • Greenfields

Brand satu ini awalnya hanya menyediakan produk susu UHT berukuran 1 liter. Tapi mom, Greenfield UHT juga tersedia dalam kemasan 125 ml, 200 ml, dan 250 ml. Sangat compact dan lebih mudah dibawa-bawa dibanding dulu. Apalagi, Greenfield UHT Small Pack juga dilengkapi sedotan yang bisa diatur panjang-pendeknya. Kalo saya sih cocok buat anak, karena bentuk kotaknya kokoh. Sama seperti varian susu pasteurisasi-nya, Greenfield UHT juga tersedia dalam tiga varian rasa, yaitu full cream, choco malt, dan strawberry. Untuk kadar gula greenfield cukup tinggi yaitu 12 gram/volumenya, dan untuk proteinnya sama seperti ultra mimi yaitu 4 gram.

  • Diamond

Nah, merk susu UHT satu ini sering dijuluki sebagai Greenfield versi ekonomis. Karena rasa dan kandungannya yang sama, namun harganya lebih terjangkau. Beberapa orang menganggap susu Diamond lebih tawar sedangkan Greenfield lebih creamy. Jika dilihat kandungan gula didalamnya, diamond 1 tingkat dibawah Greenfield yaitu 11 gram sedangkan untuk protein yang terkandung didalmnya hany 3 gram saja. Nah, sama seperti susu UHT lainnya, Diamond juga tersedia dalam rasa full cream, stroberi, dan cokelat, rasa kesukaan mayoritas anak-anak

Cle sendiri, saya hanya belikan 3 merk susu yaitu ultra mimi, greenfield dan diamond. Untuk diamond dia ngga begitu suka, buktinya setiap pulang sekolah selalu kebuang banyak. Ultra mimi dan greenfield masih tetap saya belikan namun cenderung ke ultra mimi karena gulanya agak sedikit rendah.

Jadi Mom, memilih susu untuk anak itu cocok-cocokan ya. Semua jenis susu baik dan sehat kok Mom, baik susu UHT ataupun susu formula. Asalkan diberikan sesuai dengan usia anak. Karena susu bersifat sebagai makanan pendamping atau gizi tambahan, pada anak di atas usia 6 bulan, makan lebih baik bila pemberian susu dibatasi takarannya, lebih baik diperbanyak gizi dari makanan seperti ikan, daging, sayur, dan buah. Selamat mencoba

back to top